Gara-gara Semut Penumpang Diturunkan dari Pesawat

Kejadian nahas dialami oleh penumpang WOW Air. Kena serangan semut, semua penumpang harus turun dari pesawat dan bagasinya ditinggalkan.

Pesawat WOW Air melakukan penerbangan dari Reykjavik ke Montreal di Kanada. Setelah melakukan perjalanan selama 5 jam, penumpang di pesawat ini dibuat heboh karena serangan semut, seperti yang diintip dari Fox dan CBC News, Selasa (3/4/2018).

Salah seorang penumpang bernama Marco Lavecchia sedang tidur dalam penerbangan. Ketika ia bangun, Lavecchia melihat keributan kecil di dekat tempat sampah.

Rupanya pesawat ini kedatangan tamu kecil yang tak diundang. Kehadiran semut-semut ini membuat penumpang sedikit panik.

“Ada beberapa semut yang merayap di sekitarnya. Ini sedikit membuat saya takut,” kata Marco Lavecchia.

Setelah mendarat di Kanada, semua penumpang diharapkan untuk tetap di dalam pesawat. Mereka diminta untuk menunggu selama 2 jam.

“Akhirnya, setelah dua jam, mereka memberi tahu kami bahwa, kamu harus meninggalkan semua barang pribadi kami di pesawat dan bus akan menjemput kami untuk membawa kami ke area pemeriksaan bagasi,” kata Lavecchia.

Barang-barang yang ditinggalkan termasuk bawaan kabin dan jaket. Para penumpang pun hanya diberi selimut dan sebotol air mineral.

Seorang penumpang bernama Renee Levaque mengatakan bahwa ia terpaksa meninggalkan tas dan pakaian musim dinginnya karena semut-semut tersebut.

“Kami dijanjikan bahwa barang-barang kami akan dikirimkan keesokan harinya. Ini tidak ditangani dengan baik. Mereka tidak siap. Mereka benar-benar tidak siap untuk itu,” kata Levaque.

Bahkan Levaque tidak mendapat pertanggung jawaban atas semua tas yang ditinggalkan di dalam pesawat. Ketika Levaque bertanya kepada perwakilan WOW Air di bandara, Levaque malah diminta untuk bertanya kepada bagian bea cukai. Setelah sampai di Bea Cukai, Levaque diminta untuk kembali bertanya kepada perwakilan WOW Air.

Frustasi karena barang bawaannya tak kunjung datang, Levaque mencoba untuk menelpon pihak maskapai. Pada saat itu, Levaque diminta untuk meninggalkan nomor bagasi.

“Masalahnya adalah, saya tidak punya nomor bagasi! Saya harus meninggalkan barang-barang saya di pesawat! Saya mencoba menelepon lagi – tidak berhasil, tidak ada jawaban,” kata Levaque.

Para pejabat kesehatan mengatakan bahwa mereka telah berhubungan dengan ahli entomologi untuk membantu mengidentifikasi spesies semut. Berbagai lembaga pemerintah menemukan bahwa makhluk itu ‘tidak menimbulkan adanya risiko signifikan terhadap kesehatan masyarakat’.

WOW Air sendiri mengatakan bahwa pesawat dirawat sesuai dengan prosedur standar. Sampai sekarang belum ada kabar terbaru tentang barang-barang bawaan penumpang yamg ditinggal di dalam pesawat tersebut sejak Selasa lalu.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *